Saturday, May 5, 2012
Bolu Kukus Susu
Bahan :
- 500 gr tepung terigu
- 400 ml susu cair
- 375 gr gula pasir
- 2 btr telur
- 1 sdm emulsifiet (saya pakai SP)
- 1 sdm vanila (saya pakai 1 bungkus vanilasuiker)
- 1 sdm baking powder
Cara :
1. Panaskan kukusan.
2. Masukkan susu, gula dan telur ke baskom, kocok dengan mixer sampai agak mengembang.
3. Tambahkan emulsifier, kocok hingga rata.
4. Masukkan tepung terigu (yang sudah diayak bersama baking powder) dan vanila, kocok sampai mengembang adonan terasa lembut (lama pengocokan adonan, dari awal kira-kira 25 menit).
5. Beri warna sesuai selera
6. Masukkan adonan kurang lebih 1-2 sdm (sesuaikan dg ukuran yang diinginkan) ke dalam cetakan yang sudah beralaskan kertas rotu/cup kertas.
7. Kukus kurang lebih 15 menit (untuk menguji kematangan kue, bisa menggunakan tusuk sate dari bambu. coba tusuk kue, jika tidak ada yang menempel, berarti sudah matang).
8. Angkat dari kukusan, dan siap dihidangkan...
Selamat mencoba...
Thursday, April 5, 2012
Banana Muffins
Punya satu pisang yang masih "menganggur" alias belum ada ide untuk diapain...eeh, ada temen yang kasih ide untuk dibikin muffin. Dari resep yang didapat, diubah-ubah sedikit (disesuaikan dengan persediaan bahan kue yang ada) daaan...Voila! jadilah "banana muffins"...
Selamat mencoba yaa....
Bahan :
2 cup tepung terigu
1 sdt baking powder
1 1/2 sdt baking soda
1/2 sdt garam
1 cup gula pasir
1/2 cup shortening (saya pakai minyak goreng)
2 buah pisang (saya cuma pakai 1 pisang berukuran besar)
1/3 cup susu cair
1 sdt vanila essen (saya ganti 1 bks vanilasuiker)
2 btr telur
Cara :
1. Panaskan oven dengan suhu 180 derajat C
2. Hancurkan pisang (tambahkan 1/2 sdt garam). Sisihkan. Ayak tepung bersama baking powder dan baking soda. Sisihkan
3. Kocok telur hingga berbuih. Tambahkan gula pasir, kocok lagi sampai adonan agak mengembang.
4. Tambahkan pisang, aduk rata. masukkan minyak dan tepung sedikit demi sedikit sambil aduk rata. Masukkan juga essen vanila (jika pakai) dan susu cair). Aduk rata.
5. Siapkan cetakan muffin yang sudah dialasi cup kertas.
6. Tuang adonan ke dalam cetakan, kurang lebih 2 sdm (+ 3/4 cetakan).
7. Masukkan ke dalam oven dengan suhu 180 derajat C, selama kurang lebih 15 menit
8. Siap untuk disajikan.
Untuk 18 biji
NB:
Muffin ini bisa dimodifikasi, misalnya adonannya dicampur dengan kacang, meises/hagelslag, dsb. Atau diberi filling, misalnya coklat, selai, dsb (cara : taruh 1 sdm adonan dalam cetakan, beri "filling", tutup lagi dg 1 sdm adonan).
jika 1 cup yg dipakai berukuran 160 ml --> jadi 18 biji
jika 1 cup yg dipakai berukuran 200 ml --> jadi 28 biji
Wednesday, April 4, 2012
Easy cupcake
Bahan :
- 2 1/4 cup tepung terigu
- 1 1/3 cup gula pasir
- 3 sdt baking powder
- 1/2 sdt garam
- 1/2 cup shortening (sy pakai minyak goreng yg dr jagung / maisolie)
- 1 cup susu cair
- 1 sdt vanila essence
- 2 butir telur ukuran besar
Butter cream-nya :
- 250 gr butter (1/2 plantaardig boter dan 1/2 roomboter)
- + 175 gr gula halus (bisa ditambah/dikurangkan)
- 4 sdm susu cair
- pewarna kue
- 1 sdt vanilla essence
- meses/hagelslag, coklat, dsb
Cara membuat cake :
- Panaskan oven dengan suhu 180 derajat C
- Campur tepung, gula, baking powder, dan garam di dalam sebuah wadah, aduk rata
- Tambahkan minyak, susu dan vanila essence.
- Kocok kurang lebih 1 menit
- Tambahkan telur ke dalam adonan
- Kocok selama 1 menit dengan mixer dengan kecepatan sedang
- Kocok lagi selama 1,5 menit dengan kecepatan tinggi
- Masukkan kurang lebih 1 sdm ke dalam cetakan yang sudah dilapisi cup/kertas (isi sesuai selera, tapi jangan terlalu banyak, karena cake jg akan mengembang)
- Masukkan ke dalam oven selama kurang lebih 30 menit dengan suhu 180 derajat
- Dinginkan
- Setelah dingin, hias dengan butter cream atau topping apapun sesuai selera anda
Cara membuat butter cream
- Campurkan butter dan gula halus, kocok hingga tercampur rata
- Tambahkan vanila essence dan susu cair, kembali kocok dengan mixer, hingga tercampur rata
- Tambahkan pewarna sesuai keinginan
Tips :
- Jangan mengocok adonan cake terlalu lama, agar tidak menjadi "bantat" nantinya
- Perhatikan panas di dalam oven agar cake dapat mengembang dengan baik
Selamat Menikmati....
Tuesday, March 27, 2012
Basbousa
Basbousa is een Egyptische cake of wel een cake van Oost-Midden. Niet so moelijk...maar, Alhamdulillah het is lekker. Ik heb deze recept van mijn Egyptische vriendin gekregen.
Ingridienten:
1 glas Samiid / griesmeel
1/2 (half) glas geraspte kokos
1 theelepel baking powder
50 gr boter (melt in microgolven, 20 sec)
250 gr yoghurt
Suikerstroop:
1 1/2 glas suiker
1 1/2 glas water
vanilie
lemon juice (1-2 eetlepel)
Voorbereiding:
Verwarm de oven voor op 200 C.Stroop maken : meng suiker en water (de ingredienten) in een pannetje aan de kook en laat het inkoken en afkoelen. Vanilie en lemon juice toe. Laat het iets afkoelen
Meng in een kom de ingredienten voor de cake door elkaar en schep het in een ingevet bakblik. Bak het beslag ca. 30 minuten.
Bereidingswijze:
Na 30 minuten, haal de cake uit de oven en (nog eens) verdeel.
Schenk de suikerstroop langzaam over de cake en laat het intrekken (de cake moet verzadigd zijn met stroop, niet doorweekt).. Na, 5 minuten, haal nog eens en giet de stroop. --> rond 3-4 keer
en laat het iets afkoelen.
Breng intussen voor de suikerstroop . Schenk de suikerstroop langzaam over de cake en laat het intrekken (de cake moet verzadigd zijn met stroop, niet doorweekt).
Klaar...!
Smakelijk
Wednesday, February 29, 2012
Roti Unyil
Alhamdulillah setelah sekian lama "resep" dari seorang teman ini tersimpan rapi di catatan....akhirnya berkesempatan juga mencobanya kemarin.
Bahan :
- 500 gr tepung terigu
- 100 gr gula pasir
- 100 gr mentega (pakai mentega yang biasa, unsalty. Kl pake mentega yg berasa asin, sepertinya tidak perlu ditambahkan garam)
- 11 gr ragi instan
- 1/2 sdt bread improver (saya ga punya...jadi ga pake ini:))
- 4 btr kuning telur
- 300 ml air es/susu cair (saya pake air es skitar 200 ml saja, sisanya yang 100 ml untuk jaga-jaga kalau adonan dirasa belum lembut)
- 1/2 sdt garam
Isi :
- manis : coklat (saya pakai chocoladehagelslag/coklat meises), kacang (saya pakai pindakaas/selai kacang), kacang hijau (seperti buat isi onde-onde), selai, dan sebagainya
- asin : salami, keju, abon, sosis, dan sebagainya
Olesan : campuran kuning telur dan susu cair (saya pakai campuran kuning telur dan madu, lagi ga ada persediaan susu cair...hehe)
Taburan (optional) : wijen, meises
Cara :
1. Campur semua bahan kering, kecuali garam.
2. Masukkan air (sebanyak 200 ml) dan telur, uleni.
3. Tambahkan mentega dan garam, uleni lagi sampai adonan kalis dan mudah disobek-sobek.
4. Diamkan sekitar 30 menit-1 jam, sampai mengembang.
5. Bentuk-bentuk sesuai selera dan beri isi --> ini ajang berkreasi, khususnya kalo dulu pas kanak-kanak suka main plastisin, pasti sudah "terampil"...hehe ^_^
6. Diamkan sekali lagi sekitar 30 menit.
7. Olesi permukaannya dengan bahan olesan.
8. Tata di loyang yang sudah beralaskan bakpapier (menatanya jangan terlalu berhimpitan, karena roti akan mengembang).
9. Panggang di oven bersuhu 180 derajat selama kurang lebih 15 menit (sebelumnya oven dipanaskan terlebih dahulu.
10. Angkat dan sajikan
---> Saya kemarin praktek setengah resep saja, dan jadinya buanyak...sekitar 30-an biji (dengan ukuran roti sekitar 3 gigitan). Sengaja saya bikin kecil-kecil...'kan namanya roti UNYIL. Kalo bentuknya gedhe-gedhe, namanya juga harus diganti ,jadiii...Roti Pak Raden, hehe ^__^
Tips :
- Menurut salah satu teori masak-memasak yang pernah saya dengar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar sukses membuat ROTI, yaitu : memperhatikan mutu bahan, ketepatan timbangan, teknik pengolahan dan suhu pengovenan.
- Proses "menguleni" adalah proses yang cukup melelahkan dan menentukan (maaf, agak berlebihan sepertinya...padahal ga gitu2 amat sih). Tetapi memang perlu keterampilan dan kekuatan "tangan" anda. Insya Allah semua kelelahan akan terbayar, begitu Anda bisa menikmati kudapan ini bersama orang-orang tercinta. Percayalah...^_^
- Agar roti yang dihasilkan tetap EMPUK (khususnya kalau sisanya masih banyak), simpanlah roti di wadah yang bersih dan tertutup. ---> Roti hasil kreasi saya di hari kedua, meski sudah disimpan di tempat tertutup, teksturnya tidak selembut (beda dikiiit) saat fresh from the oven, meski masih tetep enaak (itu kata yang mencicipi loh....ga percaya? tanya deh sama suami saya..hehe). Saya rasa penyebabnya mungkin pada pemilihan bahan yang saya pakai. Seandainya saya memakai mentega yang "bagus" dan (biasanya) agak mahal, semacam *lue band, mungkin lebih enak. Dan jika air es saya ganti susu cair dingin, mungkin hasilnya juga lebih lembut.
- DAN yang tidak kalah pentingnya, AWALI memasak dengan BASMALAH dan hati yang riang, dan akhiri dengan ALHAMDULILLAH. Dijamin sukses dan semua sukaa...^_^
Selamat mencoba...
Ada resep lain dari grup yg saya ikuti :
Roti unyil ala Alia Cake
400gr tepung c*k*a
80gr gula pasir
20gr susu bubuk
1 1/2 sdt fer*ipa*
2 kuning telur
1 putih telur
175ml air es
75gr margarine
1sdt garam
tepung,gula,susu,fer*ipa* diaduk dl lalu tambahkan telur dan air es.aduk hingga kalis.tambahkan margarine dan garam.uleni hingga elastis.diamkan 30mnt lalu timbang (yg ini 30gr) diamkan lg 10mnt beri isi dan diamkan lg 75mnt.oven hingga matang
Wednesday, February 1, 2012
Marokaanse kookjes (2)
3. Kokjes met maizena, choco en cornflakes
Ingridienten :
- 1 kg maizena
- 4 eieren
- 500 gr boter
- 2 vanillesuiker
- 1 glas poedersuiker
- 1 pak cornflakes (grof gemalen)
- bruine of witte chocolade (+ 300-400 gr)
Bereiding :
- Alles (behalve choco en cornflakes) goed mengen in een kom. Bolletjes van maken en ze op een bakplat leggen. Vervolgens bakken tot ze in volume toenemen.
- De choco au bain marie laten smelten. De kokjes erin dompelen en daarna direct in de gemalen cornflakes doen. Laat ze op een plateau koud worden.
- Smakelijk!
Het spijt me, ik heb nog niet de andere recepten (kokjes nummer 4 en 5). Ik zou aan mijn vriendin vragen. Tot volgende keer in andere recepten...^__^
Tuesday, January 31, 2012
Lupis
Bahan :
- Beras ketan
- Garam secukupnya
- Kapur sirih (biasanya pemakaiannya sedikit sekali, setengah sdt per 250 kg beras ketan)
Pelengkap : Kelapa parut dan Gula merah cair (bisa beli gula merah cair yang botolan atau membuat sendiri. Kalau membuat sendiri, gula merah ditambahkan air secukupnya, dimasak hingga mengental)
Pembungkus : daun pisang dan tusuk gigi yang dibelah menjadi 2 untuk penyematnya
Cara :
- Beras ketan dicuci bersih. Rendam dalam air bersih kurang lebih 2 jam.
- Setelah direndam dalam waktu yang cukup, tiriskan airnya. Tambahkan garam dan kapur sirih. Aduk rata.
- Ambil 1-2 sdm beras ketan, letakkan di daun yang kemudian diipat menjadi segi tiga, lalu semat dengan tusuk gigi.
- Rebus dalam air yang cukup selama kurang lebih 1 jam (atau samapai matang).
- Angkat dan tiriskan.
- Buka daun pembungkusnya, gulingkan ke dalam kelapa parut. Nikmati dengan gula merah cair.
Selamat mencoba...
Subscribe to:
Posts (Atom)






